sekedar kebahagiaan sesaat?
dikala mentari pagi mulai muncul dipermukaan carawala, kita semua akan senantiasa mendengar bunyi deru kendaraa motor, bunyi gemericik air dari setiap rumah di sekitar kita. dan aktivitas aktivitas selainnya yang pasti akan terdengar sangat akrab didalam panca indera kita.
namun yang harus kita pahami, semua orang dan berbagai aktivitasnya juga seolah olah terjadi secara berulang - ulang. tak pernah terpikirkan apa yang ada dibenak kita tentang arti kehidupan yang sebenarnya. hingga setiap orang semakin larut dengan rutinitas yang dijalankan masing masing.
dalam presepsi setiap masyarakat pasti menganggap bahwasannya hidup ada untuk mencari sebuah kebahagiaan, dan itu memang benar jika kita pahami, namun apakah kebahagiaan yang dicar oleh setiap orang memang benar benar sebuah kebahagiaan yang sebenarnya?.
dan kita pasti mengetahui dalam kehidupan kita yang begitu dinamis, setiap orang menganggap bahwasannya kebahagiaan yang dicari selama ada di dunia sungguh bermacam macam. entah itu ketenangan hidup, jabatan yang diraih, wibawa, kekuasaan, kebersamaan, cinta, dan juga kebebasan. namun dalam kehidupan yang begitu kompleksnya, apakah ita hanya menginginkan kebahagiaan semacam itu? bukankah kita juga tahu bahwasannya kehidupan manusia hanyalah ssesuatu yang semu, dia tidak abadi dan bahkan bisa berlalu sangat singkat.
namun mengapa hanya sedikit yang paham akan hal itu?
bahkan tak sedikit pula yang rela menyerahkan hidupnya yang cuma sekali ini hanya untuk sekedar mengejar kebahagiaan yang bahkan akan sangat singkat sekali kita merasakannya.
tak pernahkan kalian menyadar bahwasannya ada dibalik ini semua, dibalik kenikmatan dunia yang semu ini. erdapat sebuah kebahagiaan yang abadi dan juga mutlak. tak sadarkah kita semua?
dan kebbahagiaan itu hanya diperuntukkan kpada kita, namun hanya kita yang menyadari akan kebahagiaan itu sendiri, yang mau mengejarnya.
namun sebagian orang justru tidak mempercayai akan hal itu dan malah lebih cenderung mengejar kebahagiaan sesaat ketimbang mengejar kebahagiaan yang sesungguhnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar